Assalamualaikum :)
Tulisan special untuk perempuan yang begitu special.
Dengan keju, messes, kacang, kismis, pisang dan susu didalamnya hehe. Kenalkan,
ini anakmu yang paling kecil dan juga perempuan satu-satunya yang kalian
miliki. Aku memulai ini dengan beberapa tetes air mata sebelumnya. Yaa, anakmu
ini belum beranjak dari predikat cengengnya itu :D
Aku mulai menulis beberapa jam mendekati hari spesialmu, umi. Sebelumnya aku tak pernah seperti ini. Layaknya tahun-tahun sebelumnya, aku ingin membangunkan tidur lelapmu dengan sebuah kue kecil lengkap dengan lilinnya dan bernyanyi bersama Abah, Mas Angga dan Mas ayak. Atau jika tidak dengan bangun tidur, bersembunyi seharian lalu pulang ketika malam dan mengagetkanmu dibelakang pintu kamar dengan hadiah kecil serta lagu yang lebih banyak terdengar hanya suaraku -__-
Aku mulai menulis beberapa jam mendekati hari spesialmu, umi. Sebelumnya aku tak pernah seperti ini. Layaknya tahun-tahun sebelumnya, aku ingin membangunkan tidur lelapmu dengan sebuah kue kecil lengkap dengan lilinnya dan bernyanyi bersama Abah, Mas Angga dan Mas ayak. Atau jika tidak dengan bangun tidur, bersembunyi seharian lalu pulang ketika malam dan mengagetkanmu dibelakang pintu kamar dengan hadiah kecil serta lagu yang lebih banyak terdengar hanya suaraku -__-
Tahun ini, mereka akan melakukan hal yang sama. Entah
pagi atau malam. Tenang saja, tak akan ada yang berubah walau ragaku tak ada
ditengah-tengah kalian. Tapi tentu aku akan dengan sangat gampang ikut
merasakan kebahagian itu. Tentu.. :)
Dalam tulisan ini, tak banyak yang ingin aku
sampaikan. Tak banyak yang ingin aku perlihatkan. Tak banyak yang ingin aku
pinta. Seperti doa seorang anak kebanyakan, akupun melakukan hal yang sama. Meminta
agar Allah selalu mengangkat rasa lelahmu setelah seharian bekerja. Memohon segala yang terbaik untuk seorang ibu
yang begitu sangat aku cinta. Meminta agar Allah selalu memudahkan setiap
langkahmu, selalu bersama disetiap jalanmu. Menjagamu…walau dalam lelap tidurmu.
Memberimu kekuatan dengan segala beban yang ada dipikiranmu. Memberimu kesehatan,
sehingga nanti UmiAbah dapat melihat kami, anak-anakmu mendapatkan hasil dari
apa yang kami perjuangkan. Hingga mendoakanmu agar dibangunkan sebuah istana di
surga-Nya kelak. Aamiin…
Sekarang, air mataku sudah mengalir dengan derasnya.
Fufufufuu cengeng. Hehe
Umi…Alin Cuma bisa doain umi dari jauh sini. Baik-baik nggeh. Istirahat yang cukup supaya ndak sakit. Bentar lagi alin pulang lagi. hehe. Alin sayang umi. Umi juga yaaa jangan bosen-bosen sayang sama alin. Selamat 49 tahun, umiku sayang. WE LOVE YOU!! <3
| Umi :) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Leave ur comment here;